PERBANDINGAN TEKNIK EKSTRAKSI MASERASI DENGAN INFUSA PADA PENGUJIAN AKTIVITAS DAYA HAMBAT DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) TERHADAP Escherichia coli

PERBANDINGAN TEKNIK EKSTRAKSI MASERASI DENGAN INFUSA PADA PENGUJIAN AKTIVITAS DAYA HAMBAT DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) TERHADAP Escherichia coli

  • Alfa Purwa Isnawati universitas malahayati
  • Agustina Retnaningsih
  • Nofita Nofita

Abstrak

Salah satu tahapan terpenting dalam pengujian yaitu persiapan sampel. Untuk memperoleh zat aktif dalam daun sirih hijau, salah satu tekniknya yaitu ekstraksi. Ekstraksi merupakan cara pengambilan zat aktif yang terdapat dalam simplisia menggunakan pelarut yang sesuai. Ekstraksi dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain maserasi dan infusa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk membandingkan ekstrak maserasi dan infusa pada pengujian aktivitas daya hambat daun sirih hijau terhadap Escherichia coli. Pengujian antibakteri yang digunakan yaitu metode difusi agar dengan menggunakan perhitungan zona hambatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa daun sirih hijau dengan kedua teknik ekstraksi dapat menghambat pertumbuhan Escherichia coli, masing – masing dengan diameter zona hambatan 9,56 mm dan 9,23 mm. Perbandingan aktivitas diuji menggunakan statistik dengan uji t. Ekstrak daun sirih hijau dari hasil ekstraksi maserasi dan infusa tidak menunjukan perbedaan yang signifikan dalam menghambat pertumbuhan Escherichia coli.

Diterbitkan
2018-02-23
##submission.howToCite##
ISNAWATI, Alfa Purwa; RETNANINGSIH, Agustina; NOFITA, Nofita. PERBANDINGAN TEKNIK EKSTRAKSI MASERASI DENGAN INFUSA PADA PENGUJIAN AKTIVITAS DAYA HAMBAT DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) TERHADAP Escherichia coli. JURNAL FARMASI MALAHAYATI, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 19-24, peb. 2018. ISSN 2599-185X. Tersedia pada: <http://jurnalfarmasimalahayati.sch.id/index.php/jfm/article/view/7>. Tanggal Akses: 15 des. 2018
Bagian
Artikel